Pasien 750 di Beltim Asal Bekasi Positif COVID-19, Tracking Orang Kontak Erat Sudah 41 Orang

by -
Pasien 750 di Beltim Asal Bekasi Positif COVID-19, Tracking Orang Kontak Erat Sudah 41 Orang (1)
Konferensi pers terkait data terbaru pandemi COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur, Senin (11/5/2020).

MANGGAR, JABEJABE.co – Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Belitung Timur menyampaikan informasi yang diterima dari RSUD dr. Marsidi Judono (RSMJ), bahwasanya pasien nomor 750 atas nama tuan OH (61) positif COVID-19.

Informasi awal tertanggal 21 April 2020, Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung menyampaikan bahwa tuan OH mendapatkan pelayanan di RSMJ Tanjungpandan untuk mendapatkan surat keterangan bebas COVID-19 sebagai salah satu yang disyaratkan layak terbang oleh maskapai penerbangan.

Saat saat dilakukan rapid test kepada OH, hasilnya reaktif. Sehingga langsung dilakukan isolasi di RSMJ. Selanjutnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur pada tanggal 30 April 2020 langsung melakukan tracking terhadap orang yang pernah kontak erat dengan Tuan OH sebanyak 4 (empat) orang.

“Keempat rekan kerja ini merupakan Warga Bekasi dan tinggal di Dusun Tanjung Batu Air, Desa Batu Hitam, Kecamatan Simpang Pesak,” Demikian dikatakan Yuslih dalam konferensi pers terkait data terbaru pandemi COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur, Senin (11/5/2020).

Dikatakannya, langkah terhadap orang yang pernah kontak dengan Tuan OH, yakni pertama, pada hari Kamis 30 April 2020 dilaksanakan tracking pada sejumlah karyawan PT ladang emas Abadi sebanyak 4 orang.

“Kedua, pada hari Sabtu (9/5/2020), melakukan tracking kembali untuk konfirmasi tambahan dan didapatkan beberapa orang yang pernah kontak dengan pasien covid-19 sebanyak 17 orang dengan hasil rapid test non reaktif,” kata Yuslih.

Lebih lanjut ia pun menginformasikan bahwasannya untuk mereka ini disarankan melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

Kemudian ketiga, lanjut Yuslih, pada Minggu (10/5/2020) melakukan tracking kembali untuk konfirmasi tambahan dan didapatkan beberapa orang yang pernah kontak erat dengan pasien covid 19 sebanyak 20 orang dengan hasil rapid test non reaktif.

“Hal yang sama juga disarankan kepada mereka untuk isolasi mandiri di rumah selama 14 hari,” terangnya.

Keempat, untuk karyawan yang tinggal satu rumah dan karyawan pekerja lainnya yang pernah kontak dengan pasien 780 akan dilakukan swab pertama pada hari Selasa tanggal 12 Mei 2020 di RSUD Belitung Timur sebanyak 6 orang.

Sampai saat ini jumlah tracking yang sudah dilakukan sebanyak 41 orang dan akan dilanjutkan pada hari ini, Senin (11/5/2029).

“Pastinya ini menjadi perhatian pemerintah daerah gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Beltim dan semua stakeholder untuk bekerja keras,” ujarnya.

Yuslih juga menghimbau bagi siapa saja masyarakat yang merasa pernah berinteraksi atau terjadi kontak dalam jarak dekat dengan pasien 750 untuk segera menghubungi petugas tracking Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur.

“Tujuannya untuk dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku demi menghindari dan mengendalikan penyebaran Covid-19 di Beltim,” jelas Yuslih.

Yuslih berharap agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Ia juga berharap masyarakat tetap mengikuti protokoler kesehatan sebagaimana arahan pemerintah diantaranya menjaga jarak, menghindari keramaian, memakai masker saat keluar rumah, cuci tangan, tidak mudik, dan menjalankan ibadah di rumah sesuai dengan surat edaran Menteri Agama RI. (jb02)

 

Editor: sue

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *